5 Strategi Domain Failover
Domain utama kena blokir = traffic langsung drop. Ini 5 strategi proven biar bisnis tetep jalan.
1. Multi-Domain Pool
Daftarin 3-5 domain sekaligus dengan TLD berbeda:
- bisnislo.com (utama)
- bisnislo.id (cadangan #1)
- bisnislo.xyz (cadangan #2)
- bisnislo.online (cadangan #3)
Semua point ke server yang sama. Kalau utama kena, switch via DNS atau redirect.
2. Smart Redirect (Conditional)
Pasang script di domain utama yang detect: kalau visitor dari ISP Indonesia + domain ke-block → redirect ke domain cadangan. Kalau dari luar negeri / tidak diblokir → tetep di utama.
3. Subdomain Rotation
Bikin subdomain bisnis dengan TTL pendek (300 detik):
- app.bisnislo.com (active)
- app2.bisnislo.com (standby)
Kalau app kena, swap DNS A record ke app2 dalam 5 menit.
4. CDN Layer (Cloudflare DNS-only mode)
Pakai CF buat manage DNS — switch antar origin server cepat, plus IP yang berubah-ubah bikin susah ditargetkan blokir berdasarkan IP.
5. Bookmarkable Failover Page
Kasih user 1 URL yang selalu accessible (mis. Cloudflare pages, github pages, atau t.me/channel) yang berisi link ke semua domain aktif lo. Kalau utama kena, user buka bookmark itu untuk dapet domain terbaru.
Tools yang Bantu
Nawala Checkpost handle 1-3 + monitor + alert + auto-redirect dalam 1 platform. Setup once, jalan tiap menit. Cocok buat agency, PBN owner, atau bisnis online yang ga mau ribet.
📚 Sumber Resmi & Referensi
- Database TrustPositif — Cek status blokir official
- Aduan Konten Komdigi — Banding kalau false positive
- Cloudflare DNS — Manajemen DNS dengan TTL fleksibel
🔗 Artikel Terkait
- Smart Redirect untuk Domain Kena Nawala — Cara setup redirect cerdas berdasarkan device, geo, dan status blokir — biar SEO juice ga hilang.
- Membuat Mirror Domain untuk Anti-Blokir — Setup teknis mirror domain — clone konten, sync DNS, redirect rules, plus pertimbangan SEO.
- Subdomain Strategy: Pisah Layer untuk Survive Blokir — Cara struktur subdomain yang bikin bisnis fleksibel saat ada bagian site kena blokir.